fakta berkata lain

 deskripsi profile
Judul "fakta berkata lain"
Oleh ,diki
Hoby ,tidur setiap hari
Cita-cita ,guru teladan
Motto hidur ,"aku bisa karena aku percaya"
Sosmed :@mail (dikifakot321@gmail.com)
               facebook (Dikidikok) 
               twiteer (@dikifakot/dikidikok)
               what up (085778755878)
add dan follow yah facebook dan twiter

  Hai teman ,hidup adalah perjalanan panjang ,lika-liku pengorbanan ,lika-liku masalah dan lika-liku solusi itu adalah resiko yang harus kita tanggung .kadang kita berada dalam posisi yang nyaman ,terkadang pula kita berada dalam posisi yang tidak nyaman ..hidup adalah resiko besar dan hidup adalah fakta ,kenyataan yang harus kita terima ,,silahkan teman baca teks narasi singkat ,lebih tepatnya mungkin cerpen dengan tema “fakta berkata lain’’. Selamat membaca :

“fakta berkata lain”
Kisah nyata tentang sebuah perjalanan hidup
Oleh diki
Rabu ,8 februauri 2017

  Aku adalah laki-laki sederhana ,yang hidupnya kurang dari kata berkecukupan.
Sementara kedua orag tuaku pekerjaan nya hanya seorang petani lebih tepatnya sebagai pekerja serabutan ,yang gajihnya di dapat tidak dengan hitungan hari/minggu ataupun perbulan ,sebagaimana dia keras bekerja disitulah dia mendapatkan uang.
Ayahku memang punya sedikit lahan ,lahan kebun dan sawah, dan lahan itu selalu di garap oleh kedua orang tuaku untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluargaku.

Namaku firdaus ,anak ke 3 dari 4 bersaudara ,aku lulusan dari sekolah MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 LEBAK angkatan 21 tahun 2016 lalu ,,ketika aku masih sekolah tak terpikir sedikitpun oleh pikiran ku dan ta terasa rasanya oleh hatiku berkeinginan untuk melanjutkan sekolah ke UNIVERSITAS tinggi ,tapi benar kata pepatah ‘’(waktu yang akan merubah segalanya ‘’). Seiring berjalannya proses hidup yang sedang aku jalani diaman detik berganti detik ,menit berganti menit ,jam berganti jam ,dan tahunpun berganti tahun .
Sampailah aku di penghujung tahun semester  II kelas XII IPA 1 di MAN 2 LEBAK di tahun 2016 lalu ,dimana hati dan pikiranku terbalik 190 derajat ,yang tadinya tidak berkeinginan sedikitpun untuk melanjutkan sekolah ke UNIVERSITAS tinggi ,namun sekarang kebalikannya aku punya hasrat yag besar untuk melanjutkan sekolah ,memang benar kata santri ‘’ya mukalli balkulub ;allah yang membolak balikan hati manusia’’.
Bel sekolahpun sudah berbunyi , bergegas aku pulang menuju rumah menggunakan angkot umum ,sesampainya aku dirumah ku paksakan kaki yang kaku ini untuk mendekati kedua orang tuaku yang sedang asik berbincang di dapur rumah ,dengan sedikit muka ku yang tegang diiringi dengan keringat cape yang  dingin yang mengguyur badanku  ,ku beranikan mulut ini untuk berbicara kepada kedua orang tuaku
‘’pa boleh gak tahun ini aku pengen kuliah ?..’’pinta ku kepada bapa
‘’ah firdaus kamu nyadar diri yah naak ,kayanya tahun sekarang gak bisa kuliah ,keadaan ekonmi kita terbatas ‘’jawab ayah.
Ku palingkan muka ku ini yang sedikit kecewa terhadap jawaban kedua orang tuaku ,kupalingkan dari pandangan muka bapa ,,nyatanya bapaku berkata lain ,rasa pilu dan rasa sedih menyelimuti diriku ini ,,rasanya hati ini tak iklas mendengarkan jawab dari kedua orang tuaku ,disi lain rasanya diri ini harus bisa mengalahkan hasrat dan rasa iri kepada teman-teman ku yang bisa melanjutkan ke universitas .
Akupun nyadar diri siapa aku ,aku hanya anak seorang  pekerja serabutan yang gajihnya tidak menentu ,beda dengan teman-teman ku yang sebagian dari mereka orang yang berharta .
Aku juga sadar diri ,aku tak sepintar teman-teman ku yang bisa mendapatkan prestasi hingga akhirnya mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan sekolah ke UNIVERSITAS .
Berjalan aku ke arah kamar ,dan ku istirahatkan badanku yang lesu dan lemas ini dan terlintas di pikiranku ‘’aku lebih baik melanjutkan modok ‘’tuturku dalam hati.
Fajarpun berlalu ,sedikit sunset yang indah terbenam di ufuk barat ,kini bulan yang cerah dan indah telah terlihat dilangit yang berbintang kumandang adzan magrib pun telah terdengar ,serentak aku segera bergegas bangun daritempat tidurku ,ku ambil air wudlu dan ku laksanakan sholah magrib ,kini waktu menjelang malam ,terdengan candaan semua keluarga dari arah ruang tamu ,kusamperi mereka kemudian kita berbincang hingga akhirnya kita sampai pada perpincangan tentang keinginanku untuk kuliah ,kata bapa “bapa bukan gak mau nguliahin kamu ,tapi tuntutan ekonomi yang memaksa kamu untuk tidak kuliah,ekonomi kita kurang nak “
“iyah pa” jawab aku (dengan sedikit muka murung)
’pa bagaimana kalu aku lanjutin mondok aja !..”.tutur ku kepada bapa.
Serentak bapa menjawab ‘’iyah kamu lebih baik mondok karena kullu nafsing da ikotul maut :setiap yang bernyawa pasti mengalami mati ,jadi kita butuh ilmu agama na “.
Keheningan malam kian terasa ,jarum jam pun sudah berada dalam putaran yang sama ,kumatikan lampu kamar dan terlelaplah aku dalam tidur di keheningan malam .

Bulan yang indah telah lenyap di sambut sang fajar ,suara ayam telah berkokok , ku ambil ransel berisi baju yang telah ku siapkan semalam ,beserta kardus yang berisi bekal bersiaplah aku berangkat  ke pondok pesantren ,terselip kata-kata do’a dari kedua orang tuaku .
Nurut kepada guru itu harga mati ,hormati temanmu ,hormat kepada orang yang lebih tua dari kamu dan jangan kamu memusuhi orang yang lebih muda dari kamu yah firdaus “.kurah lebih seperti itu ucapan mereka ,..’’doain aku ya pa ,bu ‘’pintaku
Ku cium tangan kedua orang tua ku dan ku ucapkan assalamualaikum’berngkatlah aku ke pondok pesantren menggunakan kendaraan HONDA REVO warna merah ,adalah motor tunggal kesayanganku ,sampailah aku di pondok pesantren dan bersyukur mempunyai teman yang baik dan ramah seperti mereka  ,ini adalah suntikan gairah penyemangat dalam menjalani hidupku ini dan mengobati rasa keinginan yan besar untuk kuliah dan sekarang seiring berjalannya proses semakin semangat diri ini untuk menyongsong cita-cinta .selesai !.......

Ingat teman :’’saat kita memutuskan untuk tetap berjuang dan berdo’a maka allah akan memberikan kita kekuatan dan kemudahan’’.



Sisipkan komentar kalian yah teman ,kritik dari kalian bisa memperbaiki di penulisan di waktu yang akan datang .
Terima kasih !....

Comments

Popular Posts